Yang Memikat Dari Bebek Kaleyo

14 Mar 2015

Indonesia adalah surganya kuliner. Menurut saya kuliner Indonesia itu berbanding lurus dengan kekayaan alamnya, baik kuliner yang berbahan dasar nabati maupun hewani. Apalagi jika malam tiba di kota-kota maju maupun berkembang, banyak berjejer tenda makan dan minuman yang dijajakan. Dan makanan yang sering kita jumpai adalah pecel lele, nasi goreng, ayam goreng dan bebek goreng.

Nah, ngomong-ngomong soal bebek goreng, mustahil dari kita sedikit yang tidak suka dengan kelezatan dagingnya. Apalagi bebek tersebut diolah dengan bumbu-bumbu tradisional khas daerah dan dipadukan dengan sambal yang pedas lagi nendang.

Kebetulan saya dan beberapa teman-teman blogger, diajak makan disebuah restaurant khusus berbahan dasar bebek. Namanya Bebek Kaleyo. Ya benar, kaleyo sudah tidak asing terdengar ditelinga kita. Bahkan yang menulisnya pun sering melihat papan nama Bebek Kaleyo disepanjang jalan (lihat doang sih, hehe).

antrian (prasmanan) bebek kaleyo

Tapi apakah sudah ada yang tahu, asal usul nama Bebek Kaleyo? Mungkin dari kita cuma baru tahu asal usul nama bebeknya saja, itu saja kita gak tahu secara ilmiah kenapa bebek dinamakan bebek. Bukan begitu? Oke skip bagian ini (ndak mumet ndase). K-a-l-e-y-o, berasal dari dua kata (bahasa jawa) yang disambung, “kaleh a/ kalih” yang artinya dua dan “ayo” yang bermakna mengajak. Berarti bisa ditebak kenapa dinamakan Kelayo. Yups, kaleyo artinya mengajak kepada pelanggan untuk makan bebeknya gak cuma satu, bisa dua atau lebih. Bisa juga diartikan, datang lah ke bebek kaleyo gak cuma sekali, datanglah lebih dari dua kali atau berkali-kali tapi jangan ke kali nanti kecebur di kali (apasih).

Saya berkesempatan untuk menulusuri (seenak udele dewe) sudut-sudut ruang restaurant bebek kaleyo 5 yang beralamatkan di Jalan Rawa Buntu 17, BSD, Tangerang Selatan. Kenapa saya melakukan ini, karena secinta apapun dengan makanan kalau tempatnya kurang nyaman apalagi tidak sedap dipandang (menurut saya) sudah mengurangi 50% selera makan dan bisa jadi, gajadi makan (yaelah biasanya makan di pematang sawah juga!).

sisi depan

sisi depan

sisi barat

sisi barat

Tata ruang bebek kaleyo 5 menyenangkan, luas dan tidak ber-ac, namun demikian justru udara segar dapat mudah dihirup dan tidak bikin sesak nafas karena tataruang restaurantnya terbuka. Warna orange dan hijau mendominasi diseluruh sudut-sudut ruang, perpaduan warna orange yang cerah dan hijau yang nyaman membuat restaurant ini seperti ngawe-ngawe untuk segera masuk kedalam dan mencoba semua isi menunya.

Pencahayaan didominasi dari sinar matahari disisi barat yang artinya restaurant ini ramah lingkungan, tapi tidak meninggalkan sisi artistiknya yakni hiasan-hiasan lampu yang terbuat dari “batok” atau cangkang kelapa dan meja serta kursinya yang terkesan oldis membuat suasana romantic tidak ketinggalan. Apalagi kalau kesininya saat malam tiba, hemm, asik. Pantas saja tidak sedikit pengunjung yang berdatangan, seperti namanya Kaleyo, datang lagi dan lagi.

lampunya unik kalo diperhatiin langsung

lampunya unik kalo diperhatiin langsung

teman-teman sedang leha-leha

teman-teman sedang leha-leha

Setelah puas menilai tataruang bebek kaleyo 5, saya bersama teman-teman diajak makan besar. Apalagi kalau bukan makan soto, loh kok soto, maksud saya makan aneka olahan bebek, maaf typo.

Banyak sekali menu yang ada di restaurant ini, pada umumnya dibagi menjadi kalih (dua), menu bebek dan menu ayam. Ya, walaupun ada yang tidak suka bebek tapi di restaurant ini juga menyediakan menu ayam.

Perlu saya sampaikan setelah mencicipi bebek kaleyo ini bahwa bebek itu kan pasti amis, entah resep apa yang dimiliki oleh dua bersaudara kakak dan adik Hendri Prabowo, Paulus, Rini Cahyanti dan Fenty Puspitasari ini, yang pasti ketika GM pusat, Bapak Herdiyanto wibowo mengatakan, “ya memang salah satu resep ini (tidak amis) yang perlu kita jaga selain menjaga cita rasa bebek dan sambalnya. Karena bumbu-bumbunya pun masih dari pusat di Bekasi” Dan memang, tidak amis.

Saya memesan bebek rica yang rumornya bebek ini paling banyak dipesan selain bebek cabe ijo.

bebek rica

bebek rica

Bentuk potongan bebeknya mempengaruhi tingkat ke-empuk-kan pada tekstur dagingnya, dan bebek yang saya pesan betul-betul empuk.dibalut rica yang pedas semakin lidah ini gak hentinya mengecap-ecap kelezatan bebek rica. Selain itu memang ada dua jenis bebek pilihan yang mejadi faktor kelezatan, yakni bebek muda (kurang lebih yang berumur 35-40 hari) dan bebek tua (yang berumur lebih dari 45 hari).

Yang namanya sambal pasti pedas, dan sambal bikinan Kaleyo ini benar-benar pedas dan gurih. Kalau bukan perut yang meminta berhenti (karena panas) mulut ini gak bakal setuju berhenti.

Dalam satu paketnya juga ada bakwan jagung yang manis dan ada juga seperti tempe bawang, tahu bawang, sate, siomai, oseng-oseng jamur dan pete! Haha, iya, pete bikin ngiler hehe.

daun pepaya dan pete!

daun pepaya dan pete!

siomai!

siomai!

jamurnya di oseng-oseng lho!

jamurnya di oseng-oseng lho!

bakwan jagungya gurih manis gaes

bakwan jagungya gurih manis gaes

Setelah puas dengan makanan tentu rasa ngelak (haus) menghampiri apalagi sambalnya pedas, selain es teh manis saya juga memesan sop buah Yoghurt lecy dan strowbery. Komplit pokoke.

strowbery sama lecinya gak kliatan tapi tetep maknyus?

strowbery sama lecinya gak kliatan tapi tetep maknyus?

Jus Stamina. stamina anda kurang oke? ke kaleyo aja! :p

Jus Stamina. stamina anda kurang oke? ke kaleyo aja! :p

uwini sueger loh...

uwini sueger loh…

Selain lezat dan maknyus, beberapa porsi makanan yang saya pesan sudah cukup bikin perut kenyang dan kewalahan jalan hahaha. Tentunya hal ini sepadan dengan harganya yang tertera di struk pembayaran, “Murah Kan ??” oiya, menu ayamnya aja gak lebih dari 20 rebu.

Jangan kuatir tidak bisa merasakan kelezatan Bebek Kaleyo, karena sampai postingan ini diketik bebek kaleyo sudah punya cabang sebelas di banyak kota seperti Bekasi, rawamangun, BSD, cempaka putih, dan lain-lain termasuk akhir bulan ini akan dibuka cabang bebek kaleyo di bandung. Hai warga bandung!

Saya merekomendasiin bebek kaleyo sebagai penawar rindu buat siapa aja yang perut dan lidahnya lagi kasmaran dengan bebek. Datangi gerai-gerai mereka yang terdekat, jangan kuatir kehabisan karena bebek kaleyo buka setiap hari 10:30 - 22:30 WIB, kecuali hari minggu restaurantnya ditutup.

Oia, saya juga mau lampirin photo-photo hasil hunting makanannya. semoga kalian ngiler dan bergegas ke bebek kaleyo :p

bebek kremes + nasi merah

bebek kremes + nasi merah

bebek tanpa kulit (bebek wudo)

bebek tanpa kulit (bebek wudo)

bebek cabe ijo

bebek cabe ijo

bebek bakar

bebek bakar

bebek cetar (membahana?)

bebek cetar (membahana?)

Gimana? sepertinya lezat-lezat kan? tunggu apalagi.. cuss ke bebek kaleyo terdekat.

sumber gambar: dokumentasi pribadi

Bebek Kaleyo 5 (lima)

Jalan Rawa Buntu 17, BSD, Tangerang Selatan

021-95700055

Buka 10:30 s/d 22:30 WIB


TAGS


Comment
  • PutriKPM 2 years ago

    Akkkk keren reviewnya. Selamat ya henpon barunya :))))

  • Ani Berta 2 years ago

    Sudut2 tempatnya menarik, makanannya lezat, Perfecto! :)

-

Author

Follow Me