catbroken

Pertanyaan #BBCblogdetik

cinta1

Kadang ada benernya juga se, mencintai itu harus berani tanggung resiko, entah itu resiko menyakitkan hati atau resiko menyakitkan fisik. Bentuk resikonya yang harus ditanggung pun bermacam-macam, yang pada intinya semua berasal dari akibat Tidak KONSISTENnya sebuah pernyataan TERIMA AKU APA ADANYA.

Yappp pernyataan inilah yang sering membuat hati dan pikiran kita kudu belajar apa yang namanya bersabar.kalau gak bisa belajar berarti kita mendekati dengan Sakit Hati bahkan terjerumus dengan sakit hati akut.

Kadang ada cowok atau cewek yang meng-iya-kan dari sebuah pertanyaan “kamu mau terima aku apa adanya?”. Sungguh sangat munafik sekali orang seperti itu jika pada akhirnya salah satu pasangannya SAKIT HATI karena tak menepati janjinya.

Gak jelas darimana coba, kalau uda mau menerima kekurangan dan kelebihan dari pasangannya kenapa kudu sakit hati? Kenapa kudu marah-marah?. hey kalian, para pecinta, kalau sudah tau pasangannya play boy. ya sudahlah gak perlu sakit hati, nasehati dia pelan-pelan, beri perhatian, kalau masih suka mainin cewek lain, yaudah tinggalin aja.

Hey pecinta, kalau cewek kamu giginya ompong kenapa kudu sakit hati menerima cemoohan temen-temen kamu? Kamu gengsi? Katanya menerima apa adanya?

Hey pecinta, kalau cewek kamu lagi jalan ama orang lain berkali-kali padahal itu orang adalah temen si cewek waktu kecil, kenapa kalian kudu sakit hati, Tanya yang baik-baik siapa dia, nasehati aku cemburu. Gitu aja repot.

Hey pecinta, kalau saja cewek atau cowok kalian Mutusin Sepihak tanpa alasan apapun, kenapa kudu sakit hati? Ga perlu segitunya kali, biarkan sakit hati untuk beberapa hari ini saja, masih banyak cowok dan cewek lain disana yang lebih baik daripada dia.

Oke, banyak sekali hal-hal dalam sebuah percintaan yang menimbulkan dan berakhir dengan sakit hati.

Aku pikir sakit hati mereka dikarenakan begini: “Eh mas tom, gue tu udah Cinta mati ama pacar gue!, gue uda menaruh harapan ama pacar guee, gue uda nentuin dia bakal jadi suami gue, dia cinta terakhir gue!!, ya cinta terakhir dan cinta gue udah gue kasih SELURUHnya buat pacar gue.”

Oh my God! Apa-apaan ini?!! Jika sakit hati kalian gara-gara Cinta Mati ama pacar, ini perbuatan yang SALAH!.

Kalian bisa berpendapat lain, dan mengelak dengan pernyataan aku tadi, terserah. Tapi asalkan tau, gara-gara kalian uda memberikan cinta seluruh hati ke si pacar maka imbasnya kalian tidak bisa mengontrol segala resiko dari Cinta itu sendiri. Imbasnya Sakit hati!

Aku tahu, cinta itu memakai perasaan, dan perasaan itu dekat dengan hati. Tapi mbok ya dipikir secara logika jugalah. Cinta itu seperti Pedang Samurai yang siap menusuk siapa saja yang tidak bisa mengontrolnya. Untuk mengontrol pedang itu maka gak Cuma memakai perasaan saja, tapi juga pakek logika.

Kata pak Mario teguh, untuk memberikan sebuah cinta kepada pasangannya itu harus memakai Logika dan perasaan.

Jadi begini, kalau tidak mau sakit hati, atau setidaknya sakit hatinya tidak berlarut-larut sampai sakaratul maut. Maka dalam mencintai seseorang haruslah memakai Logika terlebih dahulu.

Pertama Hati, manusia punya hati, untuk mencintai seseorang itu pasti melibatkan hati dan hati sangatlah sensitive, maka dari itu janganlah memberikan hati mu sepenuhnya untuk pasanganmu. Kalian mencintai seseorang tidak hanya “dia” saja, Orang tua, saudara-saudara, anak yatim-piatu, Bahkan Tuhan haruslah pertama yang dicintai!.

Kedua, aku yakin kalian sudah dewasa, mampu memanagement/membagi hati kalian, Terlebih dahulu berikan Hati mu kepada Tuhanmu dimana kelak nanti Tuhanlah yang akan menata hati jika kalian Sakit hati. Kemudian berikanlah hati yang lain ke Kedua orang tua kalian, saudara-saudara, orang-orang yang perlu dikasihi. Dan yang terakhir baru berikan hati mu Condong kepada pasanganmu, karena dia adalah suolmatemu kelak.

Jadi, kenapa harus Sakit hati?

Cintamu sudah ada di tangan Tuhan dan Ia-lah yang akan menata kembali hatimu.

Cintamu masih menggenang di air mata Ibu dan Bapak dan mereka  yang akan mendoakan dan mengasihimu,

Cintamu masih melekat di otak anak yatim piatu dan merekalah yang akan mengingat dan mendoakanmu.

Cintamu masih bersemangat di dada teman-temanmu dan merekalah yang akan member support kepadamu.

Jadi sekali lagi, kenapa harus sakit hati? Sakit hati hanya untuk pacarmu? Hah!


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Kalau Tulisan ini Jelek Silakan di Share ya #lho ? :
  • Facebook
  • Google
  • Tumblr
  • TwitThis